• Minggu, 24 September 2023

Diduga Tilep Dana Komite, Mantan Kepsek Enggan Bertanggung Jawab.

- Jumat, 26 Mei 2023 | 16:25 WIB
Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pantai Baru, Marselina Lay,S.Pd
Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pantai Baru, Marselina Lay,S.Pd

BATASTIMOR.COM - Diduga terjadi 'tilep menilep' uang hasil pungutan dari siswa- siswi di UPTD SMP Negeri 1 Pantai Baru, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi-NTT.

Sebelumnya sesuai hasil kesepakatan antara Dewan guru, Ketua Komite Sekolah dan Orangtua murid, disepakati setiap murid wajib mengumpulkan uang sejumlah 44 ribu rupiah/orang, untuk perbaikan kerusakan pagar sekolah tersebut.

Namun kemudian diketahui hasil dari pekerjaan pagar sekolah itu tidak memuaskan sebagian besar orangtua murid, pasalnya kerusakan pagar sekolah yang panjangnya lebih kurang 150 meter tersebut dikerjakan asal jadi karna diduga hanya tambal sulam.

Baca Juga: Breaking News: Wabup Kim Taolin Polisikan Dua Media Online di Malaka

Salah satu orantua murid kepada media ini mengungkapkan kekesalannya dan mengatakan, pekerjaan kerusakan pagar sekolah yang panjangnya lebih kurang 150 meter tersebut hanya menanggung biaya sekitar 9 juta rupiah dari total uang yang terkumpul sejumlah 18.216.000 rupiah.

"Awalnya pihak sekolah meminta bantuan ke orantua murid untuk membantu sekolah memperbaiki pagar sekolah yang rusak maupun yang rubuh, dengan alasan kambing sering masuk ke pekarangan sekolah. Jadi kami orantua murid dari 414 orang mengumpulkan uang, namun pelaksanaan pekerjaan tersebut tidak memuaskan karena hanya tambal sulam , apalagi anggaran tersebut dibelanjakan langsung oleh kepala sekolah dan pekerjaan yang ada menurut kami hanya menghabiskan anggaran sekitar 9 juta rupiah, nah pertanyaannya sisa anggaran yang dikemanakan oleh Kepala Sekolah? mau disebutkan namanya pada Kamis, (25/5/2023) Sekitar Pukul 10.05 WITA.


Pelaksana Tugas Kepala Sekolah UPTD SMP Negeri 1 Pantai Baru Marselina Lay, S.Pd saat dikonfirmasi di ruang kerjanya enggan berkomentar dan meminta wartawan langsung bertemu dengan mantan kepala sekolah yang berinisial "TS".

Baca Juga: Ngaku Idolakan Marselino Ferdinan, Wanita Cantik di Kamboja Ini Unggah Foto Berdua

"Mohon maaf langsung bertemu dengan mantan kepsek pak TS saja, kami guru biasa, kami tidak buka wawancara resiko masing-masing tanggung, kami guru biasa Ketika kepala sekolah bilang he..arahkan anak kesana kami ikut," ujar Plt Kepsek Marselina Lay.

Sementara itu, Ketua Komite UPTD SMP Negeri 1 Pantai Baru Yobet Sanu ketika dikonfirmasi dikediamannya mengatakan, dirinya sebagai ketua Komite sudah berulang kali berusaha menghubungi mantan kepsek TS melalui telepon selular namun yang bersangkutan tidak pernah menanggapi panggilan.

Menurut Ketua komite uang dari orantua murid diserahkan ke pihak sekolah untuk perbaikan pagar sekolah sementara yang mendampingi tukang untuk menyelesaikan pekerjaan pagar tersebut adalah seorang guru yang bernama klafianus wa'e dan kata dia sampai saat ini belum ada laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan anggaran yang berjumlah 18.216. 000 rupiah tersebut.

Baca Juga: Pemilik 5 Tanggal Lahir Ini Dinilai Anak Istimewa dan Membawa Keberuntungan Untuk Keluarga

"Saya sudah konfirmasi ke bendahara sekolah yang sekarang sudah jadi Plt Kepsek dan guru yang mendampingi pekerjaan, namun mereka bilang mereka hanya disarankan untuk mengawasi pekerjaan tapi yang semuanya itu mantan Kepala Sekolah TS," kata ketua Komite Yobet Sanu.

Halaman:

Editor: Jho Kapitan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X